Breaking

Thursday, September 19, 2019

Apakah Berbahaya Jika Kita Menelan Sperma?

Apakah Berbahaya Jika Kita Menelan Sperma?

Koran Gratis - Saat oral seks, tidak jarang penetrasi hingga orgasme dalam mulut menjadi suatu kenikmatan alami bagi pria. Kenikmatan pria tersebut, kadang menimbulkan rasa was-was tersendiri oleh wanita, khususnya ketika sperma tertelan sampai ke dalam perut. Apakah menelan sperma bisa bikin hamil? Atau adakah bahaya atau penyakit yang timbul karena menelan sperma? Jika Anda penasaran mengenai jawaban tersebut, baiknya simak penjelasan dibawah ini.

Apa yang terjadi kalau kita menelan sperma?

Buat Anda yang masih baru di dunia oral seks, pastinya bertanya-tanya, apa benar sperma yang sengaja maupun tidak sengaja jika ditelan, bisa bikin hamil? Jawabannya, tidak. Kenapa tidak?

Kehamilan itu terjadi hanya karena adanya pembuahan yang dilakukan saat penetrasi. Sperma yang Anda telan itu seharusnya masuk pada sel ovum dalam rahim, lalu menghasilkan pembuahan dan selanjutnya kehamilan.

Menelan sperma jatuhnya bukan ke sistem reproduksi wanita, karena sperma yang masuk lewat tenggorokan akan berlabuh ke sistem pencernaan. Setelah sampai, zat asam lambung pada perut akan membunuh sperma dan sperma tidak berfungsi lagi.

Sperma adalah sebagian kecil dari air mani. Air mani sendiri sebagian besar terdiri dari air. Namun juga mengandung asam amino, protein, gula seperti fruktosa dan glukosa, serta mineral seperti zinc, kalsium, dan vitamin C. Kalau dilihat dari kandungannya, menelan air mani beserta sperma tidaklah berbahaya. Tapi akan lain ceritanya kalau pasangan Anda menderita infeksi menular seksual.

Mengenai rasanya, sifat basa yang dimiliki oleh air mani akan memberikan rasa pahit. Namun adanya gula seperti fruktosa dan glukosa dapat memberikan rasa manis. Kandungan zinc memberikan rasa metalik. Namun beberapa berpendapat bahwa rasa akan berbeda-beda tergantung apa yang dimakan.

Adakah bahaya menelan sperma?

Sebetulnya, bahaya yang dihasilkan ini lebih mengacu kepada penyakit menular seksual saat oral seks dilakukan. Mulut yang sedang sariawan atau terdapat luka, umumnya akan lebih rentan terkena infeksi. Kondisi mulut yang sedang luka, akan mudah terkena virus dari penis atau vagina yang telah terinfeksi. Terlepas dari adanya luka atau tidak, untuk beberapa penyakit menular sebetulnya hanya diperlukan kontak antar kulit agar bisa terjadi penularan. Penyakit yang dapat menyerang akibat oral seks antara lain HPV, HIV, gonore, klamidia, herpes, serta masih banyak penyakit menular seksual lainnya.

Bagaimana agar aman?

Satu-satunya cara yang menjamin 100% tidak terjadinya penularan infeksi menular seksual adalah dengan tidak melakukan seks dalam bentuk apapun. Namun bila Anda akan melakukannya, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan sebagai upaya pencegahan. Gunakan kondom ketika Anda melakukan oral sex pada penis. Perhatikan juga apakah pasangan Anda alergi terhadap bahan latex. Bila ya, gunakan kondom berbahan plastik (polyurethane). Ketika melakukan oral sex pada vagina, gunakan dental dam. Anda juga bisa menggunakan kondom ketika melakukan oral sex pada vagina. Potong kondom menjadi bentuk segiempat, letakkan antara mulut Anda dan vagina atau anus pasangan.

KoranGratis.web.id I Menyajikan sajian berita harian untuk Anda.
Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact